Agama itu rasa dan keteladanan

Agama itu rasa dan keteladanan..

Teman saya menyampaikan saya bahwa dia menang dalam berdebat tentang agama dengan lawan yang berbeda agama. Saya tanya "apakah lawannya lantas pindah agama?".  Dia jawab "tidak".
Lantas untuk apa tujuan memenangkan debat..?

Kita seharusnya ingat agama itu meliputi rasa, penghayatan, pengalaman dan kebajikan. Sementara berdebat seputar teori dan konsep yang akan selalu berubah dengan bertambahnya rasa dan pengalaman keagamaan.
Tentu akan sulit berdebat tentang rasa.

Jadi percuma mengajak mereka dengan berdebat yang isinya untuk menang menangan.  Apalagi disertai dengan saling menyudutkan, olok olokan dan perilaku ancaman dan arogansi.
Lebih baik menunjukkan rasa itu atau keagamaan itu dengan keteladanan. Dan itu mulai dari anda.. agar sang lawan merasakan bahwa keteladanan anda yang lebih baik..

Kalau dengan cara ini tidak bisa maka yakini bahwa apapun agama yang kita pilih itu semua atas kehendak Tuhan bukan kehendak kita manusia.

Biarkanlah berbeda karena semua itu adalah sunnatullahNya agar semua umat berlomba lomba dalam kebajikan.. maka semua akan menjadi baik, bijak, damai dan indah. Itulah kebenaran dari Tuhan.

Komentar